Ikhfa: Syafawi dan Haqiqi (Arti, Huruf, Hukum dan Contohnya)

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. Selamat datang di lafalquran.com. Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Amiin.

Pada kesempatan kali ini, mimin akan membahas bab tentang bacaan ikhfa dan pembagiannya, yaitu termasuk bagaimana pengertian ikhfa syafawi dan ikhfa haqiqi ? bagaimana dengan hukum bacaan ikhfa syafawi dan ikhfa haqiqi ? dan huruf serta contoh bacaan ikhfa syafawi ? berikut ulasannya.

Ikhfa

Ikhfa menurut bahasa artinya menyamarkan atau membunyikan, sedangkan menurut istilah ikhfa adalah menyuarakan bunyi lafal atau kalimat dengan cara disamarkan atau disembunyikan. Pembagian hukum ikhfa dalam hukum tajwid ada 2, yaitu:

  1. Ikhfa Haqiqi ( أِخْفَاءْ حَقِيْقِى )
  2. Ikhfa Syafawi ( أِخْفَاءْ شَفَوِى )

Ikhfa haqiqi termasuk dalam pembagian Hukum Nun Mati atau Tanwin , sedangkan ikhfa syafawi termasuk dalam pembagian Hukum Mim Mati.

Ikhfa Haqiqi

Haqiqi menurut bahasa adalah benar-benar atau sungguh – sungguh. Menurut istilah yang dinamakan ikhfa haqiqi adalah membunyikan lafal atau bacaan dengan cara disamarkan dan sungguh – sungguh yaitu terdengar seperti bacaan idzhar (jelas) dan bacaan idgham (mendengung).

Hukum Bacaan Ikhfa Haqiqi

Hukum bacaan disebut ikhfa haqiqi adalah apabila ada nun sukun atau tanwin ( نْ , ـً ـٍ ـٌ ) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah, selain huruf Izhar Halqi, huruf Idgham Bighunnah, huruf Idgham Bilaghunnah dan huruf Iqlab.

Huruf Ikhfa Haqiqi

Huruf – huruf ikhfa atau huruf ikhfa haqiqi terdiri dari 15 huruf hijaiyah, yaitu:

Kaf ( ك ), Qof ( ق ), Fa’ ( ف ), Dho’ ( ظ ), Tho’ ( ط ), Dlod ( ض ), Shod ( ص ), Syin ( ش ), Sin ( س ), Za’ ( ز ), Dzal ( ذ ), Dal ( د ), Jim ( ج ), Tsa’ ( ث ), Ta’ ( ت )

Huruf – huruf ikhfa tersebut tersusun dalam kalimat.

صِفْ , ذَا , ثَنَا , كَمْ , جَادَ , شَخْصٌ , قَدْسَمَا , دُمْ , طَيِّبًا , زِدْ , فِى , تُقًى , ضَعْ , ظَالِمًا

Cara Membaca Hukum Ikhfa Haqiqi

Cara membaca bacaan Ikhfa Haqiqi adalah bunyi nun atau tanwin tetap dibaca namun terdengar samar – samar antara bacaan Izhar dengan Idgham, kemudian disambungkan dengan huruf ikhfa.

Nun sukun atau tanwin apabila bertemu dengan huruf ظ ف ق ك ز, maka suaranya akan terdengar seperti bunyi “NG”. Jika bertemu huruf ث ذ س ش , maka suaranya terdengar seperti bunyi “NY dan NG”.

Ketika bertemu huruf ج bunyinya seperti suara “NY”. Dan juga apabila bertemu dengan huruf ض ط د ت tetap berbunyi seperti huruf ن.

Contoh Bacaan Ikhfa Haqiqi dan Cara Membacanya

  1. Lafal مِنْكُمُ tidak boleh dibaca MIN-KUM, tetapi harus dibaca MINNGKUM dengan samar atau dengung dengan panjang 1 alif atau dua harakat pada suara “NG”, sebab suara Nun Mati menyambung dengan huruf Kaf.
  2. Lafal لِمَنْ شَآءَ tidak dibaca LIMAN-SYAAA, tetapi harus dibaca LIMANNSYAAA.
  3. Lafal اَنْ جَآءَ tidak dibaca AN-JAAA, tetapi harus dibaca ANNY-JAAA.
  4. Lafal مِنْ طِيْنْ harus dibaca MINN-THIIN, tidak boleh dibaca MIN-THIIN.

Contoh Bacaan Ikhfa Haqiqi

Berikut adalah contoh bacaan hukum ikhfa haqiqi pada bacaan nun sukun bertemu huruf ikhfa, diantaranya:

Nun Mati نْ Bacaan
نْ  bertemu  ت وَلَآاَنْتُمْ
نْ  bertemu  ث مَنْ ثَقَلَتْ
نْ  bertemu  ج مِنْ جُوْعٍ
نْ  bertemu  د مَنْ دَسَّاهَا
نْ  bertemu  ذ فَنْ ذَرْتُكُمْ
نْ  bertemu  ز اَنْزَلْنَا
نْ  bertemu  س مِنْ سِجِّيْلٍ
نْ  bertemu  ش مِنْ شَرِّ
نْ  bertemu  ص فَانْصَبْ
نْ  bertemu  ض مَنْضُوْدٍ
نْ  bertemu  ط عَنْ طَبَقٍ
نْ  bertemu  ظ اَفَلَا يَنْظُرُوْنَ
نْ  bertemu  ف مُنْفَكِّيْنَ
نْ  bertemu  ق اَنْقَضَ
نْ  bertemu  ك اِنْ كَانَ

Dan berikut adalah contoh hukum bacaan ikhfa haqiqi pada bacaan tanwin bertemu huruf ikhfa, diantaranya:

Tanwin ـً ـٍ ـٌ Bacaan
ـً  bertemu ت نَرًا تَلَظَّى
ـٍ  bertemu  ث مُطَاعٍ ثَمَّ اَمِيْن
ـً  bertemu ج حُبًّا جَمًّا
ـً  bertemu د دَكًّا دَكًّا
ـٍ  bertemu ذ يَوْمٍ ذِيْ مَسْغَبَةٍ
ـٍ  bertemu ز يَوْمَئِذٍ زُرْقًا
ـً  bertemu س شَيْئٍ شَهِيْد
ـٍ  bertemu ش شَيْئٍ شَهِيْد
ـً  bertemu ص صَفًّا صَفًّا
ـً  bertemu ض قَوْمًا ضَآلِّيْنَ
ـً  bertemu ط قَوْمًا طَاغِيْنَ
ـً  bertemu ظ قَوْمًا ظَالِمِيْنَ
ـٌ  bertemu ف لَقُوْلٌ فَصْلٌ
ـٍ  bertemu ق ذَنْبٍ قُتِلَتْ
ـٍ  bertemu ك نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ

Ikhfa Syafawi

Syafawi berasal dari kata syafatun yang artinya bibir. Ikhfa syafawi menurut istilah adalah membunyikan lafal atau bacaan dengan samar – samar diantara dua bibir dan dibaca dengung.

Hukum Bacaan Ikhfa Syafawi

Hukum bacaan disebut ikhfa syafawi adalah apabila ada mim mati atau sukun ( مْ ) bertemu dengan huruf Ba’ ( ب ). Cara membaca hukum ikhfa syafawi yaitu harus dibaca samar – samar diantara dua bibir dan dibunyikan dengan dengung.

Cara Membaca Hukum Ikhfa Syafawi

Berikut adalah cara membaca hukum ikhfa syafawi.

  1. تَرْمِيْهِمْ بِِحِجَارَةٍ harus dibaca TARMIIHIMMBIHIJAAROH, tidak boleh dibaca TARMII-HIM-BIHIJAAROH.
  2. اِنَّ رَبَّهُمْ بِحِمْ harus dibaca INNA ROBBAHUMMBIHIM, tidak boleh dibaca INNA ROBBAHUM-BIHIM, dan sebagaianya.

Contoh Bacaan Hukum Ikhfa Syafawi

Dibawah ini adalah beberapa contoh hukum bacaan ikhfa syafawi, diantaranya:

Huruf Bacaan
مْ  bertemu ب فَبَشِّرْ هُمْ بِعِذَابٍ
مْ  bertemu ب كُنْتُمْ بِهِ
مْ  bertemu ب مَاضَاحِبُكُمْ بِمَجْنُوْنً
مْ  bertemu ب فَاِذَاهُمْ بِالسَّاهِرَةِ
مْ  bertemu ب رَبُّهُمْ بِالْغَيْبِ
مْ  bertemu ب يَأْتِيْكُمْ بِمَآءٍمَعِيْنٍ

Demikian pembahasan ikhfa yaitu ikhfa syafawi dan ikhfa haqiqi dalam ulasan ini. Mudah – mudahan bermanfaat bagi kita semua. Amin. Kurang lebihnya mohon maaf. Akhir kata sekian dan terimakasih. Wassalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.