Hadits Shahih Bukhari Nomor 2316 (Kitab Asy-Syirkah)

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَضَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالشُّفْعَةِ فِي كُلِّ مَا لَمْ يُقْسَمْ فَإِذَا وَقَعَتْ الْحُدُودُ وَصُرِّفَتْ الطُّرُقُ فَلَا شُفْعَةَ : صحيح البخاري {٢٣١٦}

Telah menceritakan kepada saya Musaddad telah menceritakan kepada kami ‘Abdul Wahid telah menceritakan kepada kami Ma’mar dari Az Zuhriy dari Abu Salamah dari Jabir bin ‘Abdullah radliyallahu ‘anhuma: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menetapkan Asy-Syuf’ah pada setiap tanah yang belum dibagi. Apabila sudah terdapat batasan-batasan dan jalan yang terpisah maka tidak ada syuf’ah lagi. { Shahih Bukhari 2316 }

Tinggalkan komentar