Hadits Shahih Bukhari Nomor 894 (Kitab Jum’at)

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ قَالَ حَدَّثَنَا جُوَيْرِيَةُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَنَا لَمَّا رَجَعَ مِنْ الْأَحْزَابِ لَا يُصَلِّيَنَّ أَحَدٌ الْعَصْرَ إِلَّا فِي بَنِي قُرَيْظَةَ فَأَدْرَكَ بَعْضَهُمْ الْعَصْرُ فِي الطَّرِيقِ فَقَالَ بَعْضُهُمْ لَا نُصَلِّي حَتَّى نَأْتِيَهَا وَقَالَ بَعْضُهُمْ بَلْ نُصَلِّي لَمْ يُرَدْ مِنَّا ذَلِكَ فَذُكِرَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يُعَنِّفْ وَاحِدًا مِنْهُمْ : صحيح البخاري {٨٩٤}

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Muhammad bin Asma’ berkata: telah menceritakan kepada kami Juwairiyah dari Nafi’ dari Ibnu ‘Umar berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada kami ketika beliau kembali dari perang Ahzab: “Jangan sekali-kali salah seorang dari kalian shalat ‘Ashar kecuali di perkampungan Bani Quraidhah.” Lalu tibalah waktu shalat ketika mereka masih di jalan, sebagian dari mereka berkata: “Kami tidak akan shalat kecuali telah sampai tujuan.” dan sebagian lain berkata: “Bahkan kami akan melaksanakan shalat, sebab beliau tidaklah bermaksud demikian.” Maka kejadian tersebut diceritakan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan beliau tidak mencela seorang pun dari mereka. { Shahih Bukhari 894 }

Tinggalkan komentar