حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مَيْمُونِ بْنِ مِهْرَانَ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا كَانَتْ تَغْسِلُ الْمَنِيَّ مِنْ ثَوْبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ أَرَاهُ فِيهِ بُقْعَةً أَوْ بُقَعًا : صحيح البخاري {٢٢٥}
Telah menceritakan kepada kami ‘Amru bin Khalid berkata: telah menceritakan kepada kami Zuhair berkata: telah menceritakan kepada kami ‘Amru bin Maimun bin Mihran dari Sulaiman bin Yasar dari ‘Aisyah, bahwa Ia pernah mencuci air mani dari pakaian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian aku masih melihat bekas sisa cucian itu.” { Shahih Bukhari 225 }