Hadits Shahih Bukhari Nomor 1700 (Kitab Haji)

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلْوَزَغِ فُوَيْسِقٌ وَلَمْ أَسْمَعْهُ أَمَرَ بِقَتْلِهِ قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ إِنَّمَا أَرَدْنَا بِهَذَا أَنَّ مِنًى مِنْ الْحَرَمِ وَأَنَّهُمْ لَمْ يَرَوْا بِقَتْلِ الْحَيَّةِ بَأْسًا : صحيح البخاري {١٧٠٠}

Telah menceritakan kepada kami Isma’il berkata: telah menceritakan kepadaku Malik dari Ibnu Syihab dari ‘Urwah bin Az Zubair dari ‘Aisyah radliyallahu ‘anha isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Cicak itu kecil bahayanya”. Dan aku tidak mendengar Beliau memerintahkan untuk membunuhnya. Berkata Abu ‘Abdullah (Al Bukhariy): Yang kami inginkan dengan keterangan ini adalah bahwa Mina termasuk tanah haram (suci) dan mereka (para shahabat) tidak memandang membunuh ular itu berdosa. { Shahih Bukhari 1700 }

Tinggalkan komentar