حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ إِنَّمَا كَانَ مَنْزِلٌ يَنْزِلُهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَكُونَ أَسْمَحَ لِخُرُوجِهِ يَعْنِي بِالْأَبْطَحِ : صحيح البخاري {١٦٤٤}
Telah menceritakan kepada kami Abu Nu’aim telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Hisyam dari bapaknya dari ‘Aisyah radliyallahu ‘anha berkata: Sesungguhnya tempat yang dipergunakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk singgah adalah yang paling mudah untuk jalan keluarnya (pulangnya), yakni di Al Abthah (Al Bathha’). { Shahih Bukhari 1644 }