حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ عَلْقَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ قَالَ تُوُفِّيَ ابْنٌ لِأُمِّ عَطِيَّةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا فَلَمَّا كَانَ الْيَوْمُ الثَّالِثُ دَعَتْ بِصُفْرَةٍ فَتَمَسَّحَتْ بِهِ وَقَالَتْ نُهِينَا أَنْ نُحِدَّ أَكْثَرَ مِنْ ثَلَاثٍ إِلَّا بِزَوْجٍ : صحيح البخاري {١٢٠٠}
Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Bisyir bin Al Mufadldlal telah menceritakan kepada kami Salamah bin ‘Alqamah dari Muhammad bin Sirin berkata: Telah wafat anak Ummu ‘Athiyyah radliyallahu ‘anha. Pada hari ketiga (dari kematian anaknya) dia meminta wewangian, lalu memakainya kemudian berkata: “Kami dilarang berkabung melebihi tiga hari kecuali bila ditinggal mati suaminya”. { Shahih Bukhari 1200 }