Hadits Shahih Bukhari Nomor 1186 (Kitab Jenazah)

حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ قَالَ بَيْنَمَا رَجُلٌ وَاقِفٌ بِعَرَفَةَ إِذْ وَقَعَ عَنْ رَاحِلَتِهِ فَوَقَصَتْهُ أَوْ قَالَ فَأَوْقَصَتْهُ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اغْسِلُوهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ وَكَفِّنُوهُ فِي ثَوْبَيْنِ وَلَا تُحَنِّطُوهُ وَلَا تُخَمِّرُوا رَأْسَهُ فَإِنَّهُ يُبْعَثُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُلَبِّيًا : صحيح البخاري {١١٨٦}

Telah menceritakan kepada kami Abu An-Nu’man telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Ayyub dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu ‘Abbas radliyallahu ‘anhum berkata: “Ada seorang laki-laki ketika sedang wukuf di ‘Arafah terjatuh dari hewan tunggangannya sehingga ia terinjak” atau Ibnu ‘Abbas berkata: “Hingga orang itu mati seketika”. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Mandikanlah dia dengan air yang dicampur daun bidara dan kafanilah dengan dua helai kain dan janganlah diberi wewangian dan jangan pula diberi tutup kepala (serban) karena dia nanti akan dibangkitkan pada hari qiyamat dalam keadaan bertalbiyyah”. { Shahih Bukhari 1186 }

Tinggalkan komentar