حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ قَالَ ذَكَرَ أَبِي عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ مَا أَلْفَاهُ السَّحَرُ عِنْدِي إِلَّا نَائِمًا تَعْنِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : صحيح البخاري {١٠٦٥}
Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il berkata: telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Sa’ad berkata: bapakku menceritakan dari Abu Salamah dari ‘Aisyah radliyallahu ‘anha berkata: “Tidaklah aku mendapatkan dia di sampingku saat datang waktu sahar (akhir malam menjelang Shubuh) kecuali dia dalam keadaan tidur.” Yang dimaksud oleh ‘Aisyah adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. { Shahih Bukhari 1065 }