حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ رَأَى عُمَارَةُ بْنُ رُوَيْبَةَ بِشْرَ بْنَ مَرْوَانَ وَهُوَ يَدْعُو فِي يَوْمِ جُمُعَةٍ فَقَالَ عُمَارَةُ قَبَّحَ اللَّهُ هَاتَيْنِ الْيَدَيْنِ قَالَ زَائِدَةُ قَالَ حُصَيْنٌ حَدَّثَنِي عُمَارَةُ قَالَ لَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ مَا يَزِيدُ عَلَى هَذِهِ يَعْنِي السَّبَّابَةَ الَّتِي تَلِي الْإِبْهَامَ : سنن أبي داوود {٩٣٠}
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus telah menceritakan kepada kami Za`idah dari Hushain bin Abdurrahman dia berkata: ‘Umarah bin Ruwaibah melihat Bisyr bin Marwan sedang berdo’a pada hari Jum’at (dengan mengangkat tangan), maka Umarah berkata: “Semoga Allah menjadikan kedua tangan ini jelek.” Za`idah berkata: Hushain berkata: telah menceritakan kepadaku ‘Umarah dia berkata: “Sungguh aku pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau di atas mimbar, (berdo’a) tidak lebih dari memberi isyarat dengan ini.” yaitu jari telunjuk dekat ibu jari. { Sunan Abu Daud 930 }