حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي مَخْرَمَةُ يَعْنِي ابْنَ بُكَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بْنِ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَ قَالَ لِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ أَسَمِعْتَ أَبَاكَ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَأْنِ الْجُمُعَةِ يَعْنِي السَّاعَةَ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ سَمِعْتُهُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ هِيَ مَا بَيْنَ أَنْ يَجْلِسَ الْإِمَامُ إِلَى أَنْ تُقْضَى الصَّلَاةُ قَالَ أَبُو دَاوُد يَعْنِي عَلَى الْمِنْبَرِ : سنن أبي داوود {٨٨٥}
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shalih telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb telah mengabarkan kepadaku Makhramah yaitu Ibnu Bukair dari ayahnya dari Abu Burdah bin Abu Musa Al Asy’ari dia berkata: Abdullah bin ‘Umar berkata kepadaku: “Apakah kamu pernah mendengar ayahmu mengatakan suatu hadits dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai waktu yang mustajab di hari Jum’at?” Aku menjawab: “Ya, Aku pernah mendengar dia berkata: (katanya): aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “(Waktu mustajab hari Jum’at) terjadi antara duduknya imam hingga selesai shalat (Jum’at).” Abu Daud berkata: “Maksudnya duduk diatas mimbar.” { Sunan Abu Daud 885 }