حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ هِلَالٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ سَأَلْتُ نَافِعًا عَنْ الرَّجُلِ يُصَلِّي وَهُوَ مُشَبِّكٌ يَدَيْهِ قَالَ قَالَ ابْنُ عُمَرَ تِلْكَ صَلَاةُ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ : سنن أبي داوود {٨٤٢}
Telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Hilal telah menceritakan kepada kami Abdul Warits dari Isma’il bin Umayyah: Aku bertanya kepada Nafi’ tentang orang yang shalat dengan menjalin jari-jari tangannya yang satu dengan yang lain. Jawabnya: Ibnu Umar pernah berkata: “Itu adalah shalatnya orang yang dimurkai (Yahudi).” { Sunan Abu Daud 842 }