Hadits Sunan Abu Daud Nomor 719 (Kitab Shalat)

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ طَاوُسًا يَقُولُ قُلْنَا لِابْنِ عَبَّاسٍ فِي الْإِقْعَاءِ عَلَى الْقَدَمَيْنِ فِي السُّجُودِ فَقَالَ هِيَ السُّنَّةُ قَالَ قُلْنَا إِنَّا لَنَرَاهُ جُفَاءً بِالرَّجُلِ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ هِيَ سُنَّةُ نَبِيِّكَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : سنن أبي داوود {٧١٩}

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ma’in telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin Muhammad dari Ibnu Juraij telah mengabarkan kepadaku Abu Az Zubair bahwa dia mendengar Thawus berkata: Kami bertanya kepada Ibnu Abbas mengenai duduk iq’a (duduk bersimpuh) di atas kedua tumit di antara sujud.” Ibnu Abbas menjawab: “Itu termasuk sunnah.” Kata Thawus: kami berkata: “Sesungguhnya kami melihatnya kurang sopan.” Ibnu Abbas menjawab: “Itu adalah sunnah Nabimu shallallahu ‘alaihi wa sallam.” { Sunan Abu Daud 719 }

Tinggalkan komentar