حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلَ يَتَكَلَّمُ بِكَلَامٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا وَإِنَّ مِنْ الشِّعْرِ حُكْمًا : سنن أبي داوود {٤٣٥٨}
Telah menceritakan kepada kami Musaddad berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Awanah dari Simak dari Ikrimah dari Ibnu Abbas ia berkata: Seorang Arab dusun datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata dengan suatu perkataan. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya dalam kefasihan itu terdapat sihir, dan dalam sya’ir terdapat hikmah.” { Sunan Abu Daud 4358 }