حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْمَهْرِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنِي مُعَاذُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ خُبَيْبٍ الْجُهَنِيُّ قَالَ دَخَلْنَا عَلَيْهِ فَقَالَ لِامْرَأَتِهِ مَتَى يُصَلِّي الصَّبِيُّ فَقَالَتْ كَانَ رَجُلٌ مِنَّا يَذْكُرُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ سُئِلَ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِذَا عَرَفَ يَمِينَهُ مِنْ شِمَالِهِ فَمُرُوهُ بِالصَّلَاةِ : سنن أبي داوود {٤١٩}
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Dawud Al Mahri telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Sa’d telah menceritakan kepada saya Mu’adz bin Abdullah bin Khubaib Al Juhani dia (Hisyam bin Sa’d) berkata: Kami pernah masuk ke rumah (Mu’adz bin Abdullah), kemudian dia bertanya kepada istrinya: Kapankah seorang anak diperintahkan untuk shalat? Istrinya menjawab: Salah seorang dari kami menyebutkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya beliau pernah ditanya tentang hal tersebut, maka beliau menjawab: “Apabila dia sudah mengetahui mana yang kanan dan mana yang kiri, maka perintahkanlah dia untuk shalat.” { Sunan Abu Daud 419 }