حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَاشِدٍ ح و حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ زَيْدِ بْنِ أَبِي الزَّرْقَاءِ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَاشِدٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُوسَى عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى أَنَّ مَنْ قُتِلَ خَطَأً فَدِيَتُهُ مِائَةٌ مِنْ الْإِبِلِ ثَلَاثُونَ بِنْتَ مَخَاضٍ وَثَلَاثُونَ بِنْتَ لَبُونٍ وَثَلَاثُونَ حِقَّةً وَعَشَرَةُ بَنِي لَبُونٍ ذَكَرٍ : سنن أبي داوود {٣٩٣٦}
Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim ia berkata: telah menceritakan kepada kami Muhammad bin rasyid. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Harun bin Zaid bin Abu Az Zaqa berkata: telah menceritakan kepada kami Bapakku berkata: telah menceritakan kepada kami Muhammad bin rasyid dari Sulaiman bin Musa dari Amru bin Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi putusan bahwa orang yang membunuh karena salah maka diyatnya (tebusannya) adalah seratus ekor unta, tiga puluh anak unta makhadl, tiga puluh anak unta betina labun, tiga puluh hiqqah dan sepuluh anak unta jantan labun laki-laki.” { Sunan Abu Daud 3936 }