Hadits Sunan Abu Daud Nomor 3797 (Kitab Hudud)

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ يُونُسَ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح و حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَنُصَيْرُ بْنُ الْفَرَجِ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ زُرَيْعٍ عَنْ يُونُسَ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُطَرِّفٍ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ قَالَ كُنْتُ عِنْدَ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَتَغَيَّظَ عَلَى رَجُلٍ فَاشْتَدَّ عَلَيْهِ فَقُلْتُ تَأْذَنُ لِي يَا خَلِيفَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَضْرِبُ عُنُقَهُ قَالَ فَأَذْهَبَتْ كَلِمَتِي غَضَبَهُ فَقَامَ فَدَخَلَ فَأَرْسَلَ إِلَيَّ فَقَالَ مَا الَّذِي قُلْتَ آنِفًا قُلْتُ ائْذَنْ لِي أَضْرِبُ عُنُقَهُ قَالَ أَكُنْتَ فَاعِلًا لَوْ أَمَرْتُكَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ لَا وَاللَّهِ مَا كَانَتْ لِبَشَرٍ بَعْدَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا لَفْظُ يَزِيدَ قَالَ أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ أَيْ لَمْ يَكُنْ لِأَبِي بَكْرٍ أَنْ يَقْتُلَ رَجُلًا إِلَّا بِإِحْدَى الثَّلَاثِ الَّتِي قَالَهَا رَسُولُ اللَّه صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُفْرٌ بَعْدَ إِيمَانٍ أَوْ زِنًا بَعْدَ إِحْصَانٍ أَوْ قَتْلُ نَفْسٍ بِغَيْرَ نَفْسٍ وَكَانَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَقْتُلَ : سنن أبي داوود {٣٧٩٧}

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il berkata: telah menceritakan kepada kami Hammad dari Yunus dari Humaid bin Hilal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Harun bin Abdullah dan Nushair Ibnul Faraj keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Yazid bin Zurai’ dari Yunus bin Ubaid dari Humaid bin Hilal dari Abdullah bin Mutharrif dari Abu Barzah ia berkata: “Aku pernah di dekat Abu Bakr radliyallahu ‘anhu, ia marah kepada seorang laki-laki dan amarahnya semakin memuncak. Lalu aku berkata: “Wahai Khalifah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bolehkan aku memenggal kepalanya?” Abu Barzah berkata: “Kata-kataku itu menjadikan amarahnya hilang. Lalu ia berdiri dan masuk ke dalam rumah. Kemudian Abu Bakr mengutus utusan (untuk memanggilku), Abu Bakr berkata: “Apa yang kamu katakan tadi?” aku menjawab: “Tadi aku minta izin untuk memenggal lehernya.” Abu Bakr berkata lagi: “Apakah kamu akan melakukannya jika aku perintahkan untuk itu?” Aku menjawab: “Tentu.” Abu Bakr lalu berkata: “Demi Allah, tidak! Tidak ada seorang pun boleh melebihi (petuah) Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Abu Dawud berkata: “Ini adalah lafadz Yazid.” Ahmad bin Hanbal berkata: “Maksudnya, Abu Bakar tidak akan membunuh seorang pun kecuali dengan salah satu dari tiga sebab (dibolehkannya membunuh seorang muslim) sebagaimana yang dikatakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Yakni: kafir setelah beriman, zina setelah menikah dan membunuh jiwa. Itulah alasan yang dibolehkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk membunuh.” { Sunan Abu Daud 3797 }

Tinggalkan komentar