حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ خَلَفٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مُحَمَّدٍ يَعْنِي ابْنَ إِسْحَقَ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كُنْتُ إِذَا أَرَدْتُ أَنْ أَفْرُقَ رَأْسَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَدَعْتُ الْفَرْقَ مِنْ يَافُوخِهِ وَأُرْسِلُ نَاصِيَتَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ : سنن أبي داوود {٣٦٥٧}
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Khalaf berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul A’la dari Muhammad -yaitu Ibnu Ishaq- ia berkata: telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Ja’far bin Az Zubair dari Urwah dari ‘Aisyah radliyallahu ‘anha ia berkata: “Jika aku ingin membelah (menyisir) rambut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka aku memulainya dari ubun-ubun dan mengurai rambut bagian depan antara dua matanya.” { Sunan Abu Daud 3657 }