Hadits Sunan Abu Daud Nomor 3656 (Kitab Merapihkan Rambut)

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ أَخْبَرَنِي ابْنُ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ أَهْلُ الْكِتَابِ يَعْنِي يَسْدِلُونَ أَشْعَارَهُمْ وَكَانَ الْمُشْرِكُونَ يَفْرُقُونَ رُءُوسَهُمْ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُعْجِبُهُ مُوَافَقَةُ أَهْلِ الْكِتَابِ فِيمَا لَمْ يُؤْمَرْ بِهِ فَسَدَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَاصِيَتَهُ ثُمَّ فَرَقَ بَعْدُ : سنن أبي داوود {٣٦٥٦}

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il berkata: telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Sa’d berkata: telah mengabarkan kepadaku Ibnu Syihab dari Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah dari Ibnu Abbas ia berkata: “Orang-orang ahli kitab biasa mengurai rambutnya dan orang-orang musyrik biasa membelah rambut kepala mereka menjadi dua bagian. Sedangkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih senang menyamai orang-orang ahli kitab pada hal-hal yang tidak ada perintahnya. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengurai rambutnya bagian depan, kemudian membelahnya setelah itu.” { Sunan Abu Daud 3656 }

Tinggalkan komentar