حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا أَبَانُ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ بَيْنَمَا رَجُلٌ يُصَلِّي مُسْبِلًا إِزَارَهُ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اذْهَبْ فَتَوَضَّأْ فَذَهَبَ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ اذْهَبْ فَتَوَضَّأْ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَكَ أَمَرْتَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ ثُمَّ سَكَتَّ عَنْهُ قَالَ إِنَّهُ كَانَ يُصَلِّي وَهُوَ مُسْبِلٌ إِزَارَهُ وَإِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبَلُ صَلَاةَ رَجُلٍ مُسْبِلٍ : سنن أبي داوود {٣٥٦٤}
Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il berkata: telah menceritakan kepada kami Aban berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya dari Abu Ja’far dari Atha bin Yasar dari Abu Hurairah ia berkata: Ketika ada seorang laki-laki yang shalat sambil menjulurkan kainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya: “Pergi dan berwudlulah.” Laki-laki itu lantas pergi berwudlu kemudian kembali lagi, namun beliau tetap bersabda: “Pergi dan berwudlulah.” Lalu ada seorang laki-laki bertanya kepada beliau: “Wahai Rasulullah, ada apa denganmu, engkau suruh dia berwudlu kemudian engkau diamkan?” beliau menjawab: “Laki-laki itu shalat dengan menjulurkan kain sarungnya, padahal Allah tidak menerima shalat seseorang yang menjulurkan kain sarungnya.” { Sunan Abu Daud 3564 }