حَدَّثَنَا مُسَدَّدُ بْنُ مُسَرْهَدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُمْهَانَ عَنْ سَفِينَةَ قَالَ كُنْتُ مَمْلُوكًا لِأُمِّ سَلَمَةَ فَقَالَتْ أُعْتِقُكَ وَأَشْتَرِطُ عَلَيْكَ أَنْ تَخْدُمَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا عِشْتَ فَقُلْتُ وَإِنْ لَمْ تَشْتَرِطِي عَلَيَّ مَا فَارَقْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا عِشْتُ فَأَعْتَقَتْنِي وَاشْتَرَطَتْ عَلَيَّ : سنن أبي داوود {٣٤٣٠}
Telah menceritakan kepada kami Musaddad bin Musarhad telah menceritakan kepada kami Abdul Warits dari Sa’id bin Jumhan dari Safinah ia berkata: Aku dahulu adalah seorang budak milik Ummu Salamah, lalu ia berkata: “Aku akan membebaskanmu dan aku meminta syarat kepadamu agar melayani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selama engkau hidup.” Lalu aku katakan: “Walaupun engkau tidak mensyaratkan kepadaku, aku tidak akan meninggalkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selama aku hidup.” Lalu Ummu Salamah membebaskanku dan memberikan syarat kepadaku. { Sunan Abu Daud 3430 }