حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ سَمِعْتُ الْأَعْمَشَ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ الْمَعْنَى عَنْ مُسْلِمٍ الْبَطِينِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ امْرَأَةً جَاءَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنَّهُ كَانَ عَلَى أُمِّهَا صَوْمُ شَهْرٍ أَفَأَقْضِيهِ عَنْهَا فَقَالَ لَوْ كَانَ عَلَى أُمِّكِ دَيْنٌ أَكُنْتِ قَاضِيَتَهُ قَالَتْ نَعَمْ قَالَ فَدَيْنُ اللَّهِ أَحَقُّ أَنْ يُقْضَى : سنن أبي داوود {٢٨٧٨}
Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya ia berkata: saya mendengar Al A’masy. Ddan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al ‘Ala`, telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dan Al A’masy secara makna, dari Muslim Al Bathin dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu Abbas bahwa Seorang wanita telah datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata: “Sesungguhnya ibuku memiliki tanggungan puasa satu bulan, apakah boleh saya menunaikan puasa tersebut untuknya?” Kemudian beliau berkata: “Seandainya ibumu memiliki tanggungan hutang apakah engkau akan menunaikannya?” Ia berkata: “Ya.” Beliau berkata: “Maka hutang Allah lebih berhak untuk ditunaikan.” { Sunan Abu Daud 2878 }