حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي سَلَيْمَانُ الْأَحْوَلُ أَنَّ طَاوُسًا أَخْبَرَهُ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ وَهُوَ يَطُوفُ بِالْكَعْبَةِ بِإِنْسَانٍ يَقُودُهُ بِخِزَامَةٍ فِي أَنْفِهِ فَقَطَعَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ وَأَمَرَهُ أَنْ يَقُودَهُ بِيَدِهِ : سنن أبي داوود {٢٨٧٢}
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ma’in, telah menceritakan kepada kami Hajjaj dari Ibnu Juraij, ia berkata: telah mengabarkan kepadaku Sulaiman Al Ahwal, bahwa Thawus telah mengabarkan kepadanya dari Ibnu Abbas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang berthawaf di Ka’bah melewati seseorang yang dituntun dengan tali di hidungnya, kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memotongnya dan memerintahkannya agar menuntunnya dengan tangannya. { Sunan Abu Daud 2872 }