Hadits Sunan Abu Daud Nomor 245 (Kitab Thaharah)

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا أَبُو عَقِيلٍ عَنْ بُهَيَّةَ قَالَتْ سَمِعْتُ امْرَأَةً تَسْأَلُ عَائِشَةَ عَنْ امْرَأَةٍ فَسَدَ حَيْضُهَا وَأُهْرِيقَتْ دَمًا فَأَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ آمُرَهَا فَلْتَنْظُرْ قَدْرَ مَا كَانَتْ تَحِيضُ فِي كُلِّ شَهْرٍ وَحَيْضُهَا مُسْتَقِيمٌ فَلْتَعْتَدَّ بِقَدْرِ ذَلِكَ مِنْ الْأَيَّامِ ثُمَّ لِتَدَعْ الصَّلَاةَ فِيهِنَّ أَوْ بِقَدْرِهِنَّ ثُمَّ لِتَغْتَسِلْ ثُمَّ لِتَسْتَثْفِرْ بِثَوْبٍ ثُمَّ لِتُصَلِّ : سنن أبي داوود {٢٤٥}

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il telah menceritakan kepada kami Abu Aqil dari Buhayyah dia berkata: Saya mendengar seorang wanita bertanya kepada Aisyah tentang wanita yang haidnya berlalu, sementara darah tetap mengalir? Maka Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam memerintahkanku untuk memerintahkannya menunggu sebatas (tanggal) kebiasaannya haid pada setiap bulan, dan dia menghitung haidnya sesuai dengan (tanggal) kebiasaannya serta meninggalkan shalat sesuai dengan hari haidnya yang biasa, kemudian dia mandi dan hendaklah menutup kemaluannya dengan kain lalu shalat. { Sunan Abu Daud 245 }

Tinggalkan komentar