Hadits Sunan Abu Daud Nomor 1897 (Kitab Talak)

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِسْمَعِيلَ الطَّالَقَانِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ أَبَانَ عَنْ عِكْرِمَةَ أَنَّ رَجُلًا ظَاهَرَ مِنْ امْرَأَتِهِ ثُمَّ وَاقَعَهَا قَبْلَ أَنَّ يُكَفِّرَ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ فَقَالَ مَا حَمَلَكَ عَلَى مَا صَنَعْتَ قَالَ رَأَيْتُ بَيَاضَ سَاقِهَا فِي الْقَمَرِ قَالَ فَاعْتَزِلْهَا حَتَّى تُكَفِّرَ عَنْكَ : سنن أبي داوود {١٨٩٧}

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Isma’il Ath Thalaqani, telah menceritakan kepada kami Sufyan, telah menceritakan kepada kami Al Hakam bin Aban dari Ikrimah bahwa Seorang laki-laki telah menzhihar isterinya kemudian ia menggaulinya sebelum membayar kafarat. Kemudian ia datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengabarkan hal tersebut kepadanya. Lalu beliau berkata: “Apa yang mendorongmu untuk melakukan apa yang telah engkau perbuat?” Ia berkata: ‘Aku melihat putih betisnya dalam cahaya rembulan.” Beliau berkata: “Jauhi dia hingga engkau membayar kafarah.” { Sunan Abu Daud 1897 }

Tinggalkan komentar