Hadits Sunan Abu Daud Nomor 1881 (Kitab Talak)

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي ابْنُ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ أَبَا الصَّهْبَاءِ قَالَ لِابْنِ عَبَّاسٍ أَتَعْلَمُ أَنَّمَا كَانَتْ الثَّلَاثُ تُجْعَلُ وَاحِدَةً عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَثَلَاثًا مِنْ إِمَارَةِ عُمَرَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ نَعَمْ : سنن أبي داوود {١٨٨١}

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shalih, telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq, telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij, telah mengabarkan kepadaku Ibnu Thawus, dari ayahnya bahwa Abu Ash Shahba` berkata kepada Ibnu Abbas: apakah engkau mengetahui bahwa tiga kali cerai dianggap satu kali pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, dan dihitung tiga kali pada kepemimpinan Umar. Ibnu Abbas berkata: Ya. { Sunan Abu Daud 1881 }

Tinggalkan komentar