حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ عَبَّادٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ مُعَاذَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَأْذِنُنَا إِذَا كَانَ فِي يَوْمِ الْمَرْأَةِ مِنَّا بَعْدَمَا نَزَلَتْ { تُرْجِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهُنَّ وَتُؤْوِي إِلَيْكَ مَنْ تَشَاءُ } قَالَتْ مَعَاذَةُ فَقُلْتُ لَهَا مَا كُنْتِ تَقُولِينَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ كُنْتُ أَقُولُ إِنْ كَانَ ذَلِكَ إِلَيَّ لَمْ أُوثِرْ أَحَدًا عَلَى نَفْسِي : سنن أبي داوود {١٨٢٤}
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ma’in, serta Muhammad bin Isa secara makna, mereka berkata: telah menceritakan kepada kami ‘Abbad bin ‘Abbad dari ‘Ashim dari Mu’adzah dari Aisyah, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta izin kepada kami apabila berada pada hari (giliran) seorang isteri dari kami setelah turunnya ayat: {Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki.} (Al Ahzab: 51) Mu’adzah berkata: Kemudian aku katakan kepada Aisyah: apa yang engkau katakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? Ia berkata: Aku katakan: Apabila hal itu diserahkan kepadaku, maka aku tidak akan mendahulukan seorangpun atas diriku. { Sunan Abu Daud 1824 }