حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ جِبْرَائِيلَ الْبَغْدَادِيُّ أَخْبَرَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا مُوسَى بْنُ مُسْلِمِ بْنِ رُومَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَعْطَى فِي صَدَاقِ امْرَأَةٍ مِلْءَ كَفَّيْهِ سَوِيقًا أَوْ تَمْرًا فَقَدْ اسْتَحَلَّ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ صَالِحِ بْنِ رُومَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ مَوْقُوفًا وَرَوَاهُ أَبُو عَاصِمٍ عَنْ صَالِحِ بْنِ رُومَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كُنَّا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَسْتَمْتِعُ بِالْقُبْضَةِ مِنْ الطَّعَامِ عَلَى مَعْنَى الْمُتْعَةِ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ عَلَى مَعْنَى أَبِي عَاصِمٍ : سنن أبي داوود {١٨٠٥}
Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Jibrail Al Baghdadi, telah mengabarkan kepada kami Yazid, telah mengabarkan kepada kami Musa bin Muslim bin Ruman, dari Abu Az Zubair dari Jabir bin Abdullah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Barangsiapa yang memberi mahar seorang wanita berupa gandum atau kurma sepenuh dua telapak tangannya, maka pemberiannya itu telah menghalalkannya (menjadi mahar bagi istrinya)).” Abu Daud berkata: hadits tersebut diriwayatkan oleh Abdurrahman bin Mahdi dari Shalih bin Ruman dari Abu Az Zubair dari Jabir secara mauquf. Dan diriwayatkan oleh Abu ‘Ashim dari Shalih bin Ruman dari Abu Az Zubair dari Jabir, ia berkata: kami pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikah mut’ah dengan memberikan mahar satu genggam makanan. Abu Daud berkata: hadits tersebut diriwayatkan oleh Ibnu Juraij dari Abu Az Zubair dari Jabir seperti ma’na hadits Abu ‘Ashim. { Sunan Abu Daud 1805 }