حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَرْمُلْ فِي السَّبْعِ الَّذِي أَفَاضَ فِيهِ : سنن أبي داوود {١٧١٠}
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Daud, telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb, telah menceritakan kepadaku Ibnu Juraij, dari ‘Atha` bin Abu Rabah dari Ibnu Abbas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melaksanakan raml (berjalan cepat) pada tujuh putaran thowaf ifadlah. { Sunan Abu Daud 1710 }