Hadits Sunan Abu Daud Nomor 1662 (Kitab Manasik)

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ أَنَّ الْحَكَمَ بْنَ نَافِعٍ حَدَّثَهُمْ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ بَعَثَنِي أَبُو بَكْرٍ فِيمَنْ يُؤَذِّنُ يَوْمَ النَّحْرِ بِمِنًى أَنْ لَا يَحُجَّ بَعْدَ الْعَامِ مُشْرِكٌ وَلَا يَطُوفَ بِالْبَيْتِ عُرْيَانٌ وَيَوْمُ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ يَوْمُ النَّحْرِ وَالْحَجُّ الْأَكْبَرُ الْحَجُّ : سنن أبي داوود {١٦٦٢}

Telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Yahya bin Faris bahwa Al Hakam bin Nafi’ menceritakan kepada mereka: telah menceritakan kepada Kami Syu’aib dari Az Zuhri, telah menceritakan kepadaku Humaid bin Abdurrahman bahwa Abu Hurairah berkata: Abu Bakar mengutusku diantara orang-orang yang mengumumkan pada Hari Nahr di Mina: Tidak boleh ada orang musyrik melakukan Haji setelah tahun ini dan tidak boleh melakukan thowaf di Ka’bah dengan telanjang, dan hari Haji Akbar adalah Hari Nahr, dan Haji Akbar adalah haji. { Sunan Abu Daud 1662 }

Tinggalkan komentar