حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ مَوْهَبٍ وَأَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو عَنْ بُكَيْرٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَاطِبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عُثْمَانَ التَّيْمِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ لُقَطَةِ الْحَاجِّ قَالَ أَحْمَدُ قَالَ ابْنُ وَهْبٍ يَعْنِي فِي لُقَطَةِ الْحَاجِّ يَتْرُكُهَا حَتَّى يَجِدَهَا صَاحِبُهَا قَالَ ابْنُ مَوْهَبٍ عَنْ عَمْرٍو : سنن أبي داوود {١٤٦١}
Telah menceritakan kepada Kami Yazid bin Khalid bin Mauhib serta Ahmad bin Shalih, mereka berkata: telah menceritakan kepada Kami Ibnu Wahb, telah mengabarkan kepadaku ‘Amr dari Bukair dari Yahya bin Abdurrahman bin Hathib dari Abdurrahman bin Utsman At Taimi bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari barang temuan dari orang yang melakukan haji. Ahmad (bin Shalih) berkata: Ibnu Wahb berkata mengenai barang temuan dari orang yang melakukan haji: ia tinggalkan hingga ditemukan pemiliknya. Ibnu Mauhib berkata: dari ‘Amr. { Sunan Abu Daud 1461 }