Hadits Sunan Abu Daud Nomor 327 (Kitab Thaharah)

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ وَأَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ قَالَا حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عِيسَى عَنْ مُوسَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ امْرَأَةٍ مِنْ بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لَنَا طَرِيقًا إِلَى الْمَسْجِدِ مُنْتِنَةً فَكَيْفَ نَفْعَلُ إِذَا مُطِرْنَا قَالَ أَلَيْسَ بَعْدَهَا طَرِيقٌ هِيَ أَطْيَبُ مِنْهَا قَالَتْ قُلْتُ بَلَى قَالَ فَهَذِهِ بِهَذِهِ : سنن أبي داوود {٣٢٧}

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad An Nufaili dan Ahmad bin Yunus mereka berdua berkata: Telah menceritakan kepada kami Zuhair telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Isa dari Abdullah bin Yazid dari Seorang perempuan dari Bani Abdil Asyhal dia berkata: Saya pernah bertanya: “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya jalan kami menuju ke masjid kotor, maka bagaimanakah yang kami lakukan apabila turun hujan?” Beliau bersabda: “Bukankah sesudah jalan (yang kotor itu) adalah jalan yang lebih bagus (suci)?” Saya menjawab: “Ya.” Beliau bersabda: “Maka jalan kotor tadi disucikan oleh tanah jalanan yang suci.” { Sunan Abu Daud 327 }

Tinggalkan komentar