حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا أَبَانُ قَالَ سُئِلَ قَتَادَةُ عَنْ التَّيَمُّمِ فِي السَّفَرِ فَقَالَ حَدَّثَنِي مُحَدِّثٌ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ : سنن أبي داوود {٢٧٧}
Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il telah menceritakan kepada kami Aban dia berkata: Qatadah pernah ditanya tentang tayammum ketika safar, maka dia berkata: Telah menceritakan kepadaku Seorang ahli hadits dari Asy Sya’bi dari Abdurrahman bin Abza dari Ammar bin Yasir bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Hingga dua siku.” { Sunan Abu Daud 277 }