Hadits Sunan Abu Daud Nomor 260 (Kitab Thaharah)

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عُثْمَانَ أَنَّهُ سَأَلَ الْقَاسِمَ بْنَ مُحَمَّدٍ عَنْ الْمُسْتَحَاضَةِ فَقَالَ تَدَعُ الصَّلَاةَ أَيَّامَ أَقْرَائِهَا ثُمَّ تَغْتَسِلُ فَتُصَلِّي ثُمَّ تَغْتَسِلُ فِي الْأَيَّامِ : سنن أبي داوود {٢٦٠}

Telah menceritakan kepada kami Al Qa’nabi telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muhammad dari Muhammad bin Utsman bahwasanya Dia bertanya kepada Al Qasim bin Muhammad tentang Wanita mustahadlah, maka dia menjawab: Dia meninggalkan shalat pada hari-hari yang biasanya dia haid kemudian mandi dan shalat, lalu mandi setiap hari. { Sunan Abu Daud 260 }

Tinggalkan komentar