Hadits Shahih Bukhari Nomor 188 (Kitab Wudhu)

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُنِيرٍ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ بَكْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ حَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَقَامَ مَنْ كَانَ قَرِيبَ الدَّارِ إِلَى أَهْلِهِ وَبَقِيَ قَوْمٌ فَأُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِخْضَبٍ مِنْ حِجَارَةٍ فِيهِ مَاءٌ فَصَغُرَ الْمِخْضَبُ أَنْ يَبْسُطَ فِيهِ كَفَّهُ فَتَوَضَّأَ الْقَوْمُ كُلُّهُمْ قُلْنَا كَمْ كُنْتُمْ قَالَ ثَمَانِينَ وَزِيَادَةً : صحيح البخاري {١٨٨}

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Munir mendengar ‘Abdullah bin Bakar berkata: telah menceritakan kepada kami Humaid dari Anas berkata: “Waktu shalat telah masuk, bagi orang-orang yang rumahnya dekat mereka pulang untuk wudhu, sementara yang lain masih di dalam masjid. Lalu diberikan sebuah bejana kecil yang terbuat dari kayu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Namun bejana itu tidak cukup untuk dimasuki oleh telapak tangan beliau, hingga orang-orang pun berwudhu (dari jari tangan beliau) semua.” Lalu kami bertanya: “Berapa jumlah kalian saat itu?” Anas menjawab: “Lebih dari delapan puluh orang.” { Shahih Bukhari 188 }

Tinggalkan komentar