حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَوْفٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي حُسَيْنٍ حَدَّثَنَا نَوْفَلُ بْنُ مُسَاحِقٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ مِنْ أَرْبَى الرِّبَا الِاسْتِطَالَةَ فِي عِرْضِ الْمُسْلِمِ بِغَيْرِ حَقٍّ : سنن أبي داوود {٤٢٣٣}
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Auf berkata: telah menceritakan kepada kami Abul Yaman berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’aib berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abu Husain berkata: telah menceritakan kepada kami Naufal bin Musahiq dari Sa’id bin Zaid dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya seburuk-buruk riba adalah merusak kehormatan orang lain dengan cara yang tidak dibenarkan.” { Sunan Abu Daud 4233 }