حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ وَأَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا عَامِرٌ الْأَحْوَلُ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ قَالَ ابْنُ عَبْدَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُجْلَسْ بَيْنَ رَجُلَيْنِ إِلَّا بِإِذْنِهِمَا : سنن أبي داوود {٤٢٠٤}
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ubaid dan Ahmad bin Abdah secara makna, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Hammad berkata: telah menceritakan kepada kami Amir Al Ahwal dari Amru bin Syu’aib. Ibnu Abdah berkata: dari Bapaknya dari Kakeknya bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak boleh duduk di antara dua orang kecuali dengan seizinnya.” { Sunan Abu Daud 4204 }