حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ رَاهَوَيْهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي ابْنُ خُثَيْمٍ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ وَمُجَاهِدًا يُحَدِّثَانِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ فِي الْبِكْرِ يُؤْخَذُ عَلَى اللُّوطِيَّةِ قَالَ يُرْجَمُ قَالَ أَبُو دَاوُد حَدِيثُ عَاصِمٍ يُضَعِّفُ حَدِيثَ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو : سنن أبي داوود {٣٨٧٠}
Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim bin Rahawaih berkata: telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq berkata: telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij berkata: telah mengabarkan kepadaku Ibnu Khutsaim ia berkata: Aku mendengar Sa’id bin Jubair dan Mujahid menceritakan dari Ibnu Abbas Mengenai seorang laki-laki yang melakukan perbuatan kaum Luth, Ibnu Abbas berkata: “Hukumannya adalah rajam.” Abu Dawud berkata: “Hadits ‘Ashim melemahkan hadits Amru bin Abu Amru.” { Sunan Abu Daud 3870 }