حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ قَبِيصَةَ بْنِ حُرَيْثٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْمُحَبَّقِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى فِي رَجُلٍ وَقَعَ عَلَى جَارِيَةِ امْرَأَتِهِ إِنْ كَانَ اسْتَكْرَهَهَا فَهِيَ حُرَّةٌ وَعَلَيْهِ لِسَيِّدَتِهَا مِثْلُهَا فَإِنْ كَانَتْ طَاوَعَتْهُ فَهِيَ لَهُ وَعَلَيْهِ لِسَيِّدَتِهَا مِثْلُهَا قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَى يُونُسُ بْنُ عُبَيْدٍ وَعَمْرُو بْنُ دِينَارٍ وَمَنْصُورُ بْنُ زَاذَانَ وَسَلَّامٌ عَنْ الْحَسَنِ هَذَا الْحَدِيثَ بِمَعْنَاهُ لَمْ يَذْكُرْ يُونُسُ وَمَنْصُورٌ قَبِيصَةَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُسَيْنٍ الدِّرْهَمِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْمُحَبَّقِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ وَإِنْ كَانَتْ طَاوَعَتْهُ فَهِيَ وَمِثْلُهَا مِنْ مَالِهِ لَسَيِّدَتِهَا : سنن أبي داوود {٣٨٦٨}
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shalih berkata: telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq berkata: telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Qatadah dari Al Hasan dari Qabishah bin Huraits dari Salamah Ibnul Muhabbaq bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi putusan atas seorang laki-laki yang mensetubuhi budak wanita milik isterinya. “Jika sang suami memaksanya maka sang budak menjadi merdeka, dan suami wajib mengganti budak yang semisal kepada istrinya. Namun jika sang budak mempersilahkan dirinya secara sukarela, maka budak itu menjadi milik suaminya, dan suami wajib mengganti budak yang semisal kepada istrinya.” Abu Dawud berkata: “Yunus bin Ubaid, Amru bin dinar, Manshur bin Zadzan dan Salam meriwayatkan hadits ini dari Al Hasan secara makna. Sementara Yunus dan Manshur tidak menyebutkan nama Qabishah.” Telah menceritakan kepada kami Ali bin Husain Ad Dirhami berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul A’la dari Sa’id dari Qatadah dari Al Hasan dari Salamah Ibnul Muhabbaq dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti hadits ini, hanya saja ia menyebutkan: “Jika budak wanita itu menurut dengan suka rela, maka ia dan budak yang semisal dengannya dari harta suami menjadi milik majikannya (isteri).” { Sunan Abu Daud 3868 }