Hadits Sunan Abu Daud Nomor 3669 (Kitab Merapihkan Rambut)

حَدَّثَنَا ابْنُ نُفَيْلٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ وَقَرَأَهُ عَبْدُ الْمَلِكِ عَلَى أَبِي الزُّبَيْرِ وَرَوَاهُ أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كُنَّا نُعْفِي السِّبَالَ إِلَّا فِي حَجٍّ أَوْ عُمْرَةٍ قَالَ أَبُو دَاوُد الِاسْتِحْدَادُ حَلْقُ الْعَانَةِ : سنن أبي داوود {٣٦٦٩}

Telah menceritakan kepada kami Ibnu Nufail berkata: telah menceritakan kepada kami Zuhair aku membaca di hadapan Abdul Malik bin Abu Sualiman dan Abdul Malik membacanya di hadapan Abu Az Zubair dan Abu Az Zubair meriwayatkannya dari Jabir ia berkata: “Kami membiarkan Sibal (bulu jenggot yang panjang hingga dada) kecuali pada saat haji dan umrah.” Abu Dawud berkata: “Al Istihdad artinya adalah mencukur bulu kemaluan.” { Sunan Abu Daud 3669 }

Tinggalkan komentar