حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ وِسَادَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ابْنُ مَنِيعٍ الَّتِي يَنَامُ عَلَيْهَا بِاللَّيْلِ ثُمَّ اتَّفَقَا مِنْ أَدَمٍ حَشْوُهَا لِيفٌ : سنن أبي داوود {٣٦١٧}
Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah dan Ahmad bin Mani’ keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Hisyam bin Urwah dari Bapaknya dari ‘Aisyah radliyallahu ‘anha ia berkata: Bantal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, -Ibnu Mani’ menyebutkan-: yang beliau gunakan untuk tidur di waktu malam, kemudian perawi sepakat pada lafadh: dari kulit dan isinya dari serabut. { Sunan Abu Daud 3617 }