حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ يَعْنِي الزُّبَيْرِيَّ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كُنَّا نَنْزِعُهُ عَنْ الْغِلْمَانِ وَنَتْرُكُهُ عَلَى الْجَوَارِي قَالَ مِسْعَرٌ فَسَأَلْتُ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ عَنْهُ فَلَمْ يَعْرِفْهُ : سنن أبي داوود {٣٥٣٧}
Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad -yaitu Az Zubairi- berkata: telah menceritakan kepada kami Mis’ar dari Abdul Malik bin Maisarah dari Amru bin Dinar dari Jabir ia berkata: Kami mengambilnya (sutra) dari anak laki-laki, tetapi kami biarkan untuk para gadis. Mis’ar berkata: Aku lalu menanyakannya kepada Amru bin Dinar tentang hal itu, namun ia tidak mengetahuinya. { Sunan Abu Daud 3537 }