حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا سِمَاكُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنِي قَبِيصَةُ بْنُ هُلْبٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَأَلَهُ رَجُلٌ فَقَالَ إِنَّ مِنْ الطَّعَامِ طَعَامًا أَتَحَرَّجُ مِنْهُ فَقَالَ لَا يَتَخَلَّجَنَّ فِي صَدْرِكَ شَيْءٌ ضَارَعْتَ فِيهِ النَّصْرَانِيَّةَ : سنن أبي داوود {٣٢٩٠}
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad An Nufaili telah menceritakan kepada kami Zuhair telah menceritakan kepada kami Simak bin Harb telah menceritakan kepadaku Qabishah bin Hulb dari Ayahnya ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya seorang laki-laki: “Di antara makanan ada makanan yang aku merasa ragu untuk memakannya.” Beliau bersabda: “Janganlah ada keraguan dalam hatimu (akan kehalalannya) sehingga engkau menyerupai orang-orang Nashrani.” { Sunan Abu Daud 3290 }