حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ خَلَفٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لَا مَبِيتَ لَكُمْ وَلَا عَشَاءَ وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يُذْكَرْ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمْ الْمَبِيتَ فَإِذَا لَمْ يَذْكُرْ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمْ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ : سنن أبي داوود {٣٢٧٣}
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Khalaf telah menceritakan kepada kami Abu ‘Ashim dari Ibnu Juraij ia berkata: telah mengabarkan kepadaku Abu Az Zubair dari Jabir bin Abdullah ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apabila seseorang memasuki rumahnya dan menyebutkan nama Allah ketika masuk dan ketika makan, maka setan berkata: ‘Tidak ada tempat bermalam bagi kalian dan tidak ada makan malam.’ Dan apabila ia masuk rumah dan tidak menyebutkan nama Allah ketika masuk maka setan berkata: ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam.’ Kemudian apabila ia tidak menyebutkan nama Allah ketika makan maka setan berkata: ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam dan makan malam.'” { Sunan Abu Daud 3273 }