حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ حَاتِمِ بْنِ حُرَيْثٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ قَالَ دَخَلَ عَلَيْنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ غَنْمٍ فَتَذَاكَرْنَا الطِّلَاءَ فَقَالَ حَدَّثَنِي أَبُو مَالِكٍ الْأَشْعَرِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَيَشْرَبَنَّ نَاسٌ مِنْ أُمَّتِي الْخَمْرَ يُسَمُّونَهَا بِغَيْرِ اسْمِهَا : سنن أبي داوود {٣٢٠٣}
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Hanbal telah menceritakan kepada kami Zaid bin Al Hubab telah menceritakan kepada kami Mu’awiyah bin Shalih dari Hatim bin Huraits dari Malik bin Abu Maryam ia berkata: ” Abdurrahman bin Ghanm masuk menemui kami, lalu kami menyebutkan Thila` (minuman yang dimasak hingga mengental). Ia kemudian berkata: Abu Malik Al Asy’ari menceritakan kepadaku bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sungguh akan ada beberapa orang dari umatku yang minum khamr, mereka menamakannya dengan selain namanya.” { Sunan Abu Daud 3203 }