حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ الطُّوسِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ قَالَ جَلَسَ أَبُو هُرَيْرَةَ إِلَى جَنْبِ حُجْرَةِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا وَهِيَ تُصَلِّي فَجَعَلَ يَقُولُ اسْمَعِي يَا رَبَّةَ الْحُجْرَةِ مَرَّتَيْنِ فَلَمَّا قَضَتْ صَلَاتَهَا قَالَتْ أَلَا تَعْجَبُ إِلَى هَذَا وَحَدِيثِهِ إِنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيُحَدِّثُ الْحَدِيثَ لَوْ شَاءَ الْعَادُّ أَنْ يُحْصِيَهُ أَحْصَاهُ : سنن أبي داوود {٣١٦٩}
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Manshur Ath Thusi telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah dari Az Zuhri dari ‘Urwah ia berkata: Abu Hurairah duduk di samping kamar Aisyah radliyallahu ‘anha, sementara ia sedang melakukan shalat, Abu Hurairah lalu berkata: “Dengarkan wahai pemilik kamar!” Abu Hurairah mengucapkannya dua kali. Ketika Aisyah selesai shalat, ia pun berkata: “Tidakkah engkau (Urwah) kagum terhadap orang ini (Abu Hurairah) dan pembicaraannya? Seandainya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan sebuah hadits jika ada orang yang menghitung ingin menghitung maka ia mampu untuk menghitungnya.” (Beliau mengucapkannya tidak terburu-buru sehingga mudah di hitung) { Sunan Abu Daud 3169 }