Hadits Sunan Abu Daud Nomor 3147 (Kitab Peradilan)

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ وَمُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ ابْنُ قُدَامَةَ حَدَّثَنِي إِسْمَعِيلُ عَنْ بَهْزِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ ابْنُ قُدَامَةَ إِنَّ أَخَاهُ أَوْ عَمَّهُ وَقَالَ مُؤَمَّلٌ إِنَّهُ قَامَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَخْطُبُ فَقَالَ جِيرَانِي بِمَا أُخِذُوا فَأَعْرَضَ عَنْهُ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ ذَكَرَ شَيْئًا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَلُّوا لَهُ عَنْ جِيرَانِهِ لَمْ يَذْكُرْ مُؤَمَّلٌ وَهُوَ يَخْطُبُ : سنن أبي داوود {٣١٤٧}

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Qudamah dan Muammal bin Hisyam, Ibnu Qudamah berkata: telah menceritakan kepadaku Isma’il dari Bahz bin Hakim dari Ayahnya dari kakeknya, Ibnu Qudamah berkata: “Sesungguhnya saudaranya atau pamannya.” Sedangkan Mu`ammal berkata: “Sesungguhnya ia.” Bangkit menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat beliau sedang berkhutbah. Lalu ia berkata: “Karena apa para tetanggaku ditahan?” kemudian beliau berpaling darinya sebanyak dua kali. Kemudian ia menyebutkan sesuatu, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bebaskanlah para tetangganya!” Namun Mu`ammal tidak menyebutkan lafadz, “Saat beliau sedang berkhutbah.” { Sunan Abu Daud 3147 }

Tinggalkan komentar