حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ عَنْ حَمَّادٍ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ الشَّعْبِيِّ يَرْفَعُ الْحَدِيثَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ تَرَكَ دَابَّةً بِمَهْلَكٍ فَأَحْيَاهَا رَجُلٌ فَهِيَ لِمَنْ أَحْيَاهَا : سنن أبي داوود {٣٠٥٨}
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Ubaid dari Hammad bin Zaid dari Khalid Al Hadzdza` dari ‘Ubaidullah bin Humaid bin Abdurrahman dari Asy Sya’bi dan ia memarfu’kan hadits tersebut kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda: “Barangsiapa meninggalkan hewan kendaraan dalam kondisi kritis, kemudian seseorang merawat hewan tersebut, maka hewan itu adalah milik orang yang telah merawatnya.” { Sunan Abu Daud 3058 }