حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ نَافِعٍ أَبُو تَوْبَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ عَمْرٍو الرَّقِّيَّ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ تَلَقِّي الْجَلَبِ فَإِنْ تَلَقَّاهُ مُتَلَقٍّ مُشْتَرٍ فَاشْتَرَاهُ فَصَاحِبُ السِّلْعَةِ بِالْخِيَارِ إِذَا وَرَدَتْ السُّوقَ قَالَ أَبُو عَلِيٍّ سَمِعْتُ أَبَا دَاوُدَ يَقُولُ قَالَ سُفْيَانُ لَا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ أَنْ يَقُولَ إِنَّ عِنْدِي خَيْرًا مِنْهُ بِعَشَرَةٍ : سنن أبي داوود {٢٩٨٠}
Telah menceritakan kepada kami Ar Rabi’ bin Nafi’ Abu Taubah telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin ‘Amr Ar Raqqi, dari Ayyub dari Ibnu Sirin dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari menyambut barang dagangan sebelum masuk pasar. Apabila terdapat pembeli yang menyambutnya kemudian membelinya maka pemilik barang memiliki hak untuk memilih apabila barang tersebut telah sampai ke pasar. Abu Ali berkata: aku mendengar Abu Daud berkata: Sufyan berkata: jangan sebagian kalian menjual barang yang masih ada dalam penawaran orang lain, dengan mengatakan: sesungguhnya aku memiliki yang lebih baik daripada itu dengan harga sepuluh. { Sunan Abu Daud 2980 }