حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ بْنُ مُطَرِّفٍ الرُّؤَاسِيُّ أَبُو سُفْيَانَ وَأَحْمَدُ بْنُ جَنَابٍ قَالَا حَدَّثَنَا عِيسَى قَالَ أَبُو دَاوُد هُوَ ابْنُ يُونُسَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ عُثْمَانَ الْبَلَوِيِّ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ سَعِيدٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ الْحُصَيْنِ بْنِ وَحْوَحٍ أَنَّ طَلْحَةَ بْنَ الْبَرَاءِ مَرِضَ فَأَتَاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُودُهُ فَقَالَ إِنِّي لَا أَرَى طَلْحَةَ إِلَّا قَدْ حَدَثَ فِيهِ الْمَوْتُ فَآذِنُونِي بِهِ وَعَجِّلُوا فَإِنَّهُ لَا يَنْبَغِي لِجِيفَةِ مُسْلِمٍ أَنْ تُحْبَسَ بَيْنَ ظَهْرَانَيْ أَهْلِهِ : سنن أبي داوود {٢٧٤٧}
Telah menceritakan kepada kami Abdurrahim bin Mutharrif Ar Ruasi Abu Sufyan dan Ahmad bin Janab, mereka berkata: telah menceritakan kepada kami Isa. Abu Daud berkata: ia adalah Ibnu Yunus dari Sa’id bin Utsman Al Balwi, dari ‘Urwah bin Sa’id Al Anshari, dari ayahnya dari Al Hushain bin Wahwah bahwa Thalhah bin Al Bara` sakit, kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengunjunginya. Lalu beliau berkata: “Sesungguhnya aku melihat Thalhah telah mendekati kematiannya, maka beritahu aku (ketika dia meninggal) dan bersegeralah untuk mengurus jenazahnya, karena sesungguhnya tidak layak jasad seorang muslim ditahan diantara keluarganya.” { Sunan Abu Daud 2747 }